iWin Notes

May 15, 2006

Warung Internet di Tahun 2006

Filed under: Weblogs — tayuang @ 10:46 am
Kondisi warnet di Indonesia memiliki
ciri sendiri tiap tahunnya, jika kita mengikuti milis warnet terbesar
di Indonesia ( bahkan mungkin di dunia? ) yang aktif di Yahoo Groups
sejak tahun 2000. Maka di tahun 2000 kita dapat membaca bahwa keluhan
warnet sebagian besar pada mahalnya biaya dial-up dan masih berlangsung
di tahun 2001, tapi di tahun-tahun berikutnya 2002 dan 2003 mulai
bermunculan pilihan koneksi selain dial-up dengan harga terjangkau
seperti Wireless/Wifi, Cable, ADSL.

catatan: milis awari  sendiri sudah lama aktif  dimana saya sendiri terdaftar sejak milis masih berada di server egroups.

Di
tahun 2004 dan 2005, yang menonjol dari warnet adalah isu legalitas
perangkat lunak. Walau sebenarnya beberapa pakar dan aktifis TI yang
memiliki perhatian sudah menyuarakan isu ini sejak UU HAKI disahkan,
namun gaungnya tidak seheboh ketika isu Sweeping Warnet oleh Kepolisian
mulai di lakukan.

Bagaimana di tahun 2006 ini? Apakah kondisi warnet sudah lebih baik dari sebelumnya?

Persoalan Klasik

Secara
umum, tidak ada kemajuan yang signifikan dari kondisi per warnetan di
Indonesia. Persoalan-persoalan klasik warnet masih pada:
  • Mahalnya harga bandwidth
  • Kualitas Bandwidth
  • Persaingan harga antar Warnet
  • Kualitas SDM

Dan saat ini persoalan-persoalan itu bertambah, yaitu:

  • Legalitas Perangkat Lunak versus Biaya Tinggi Perangkat Lunak
  • Warnet Open Source masih menerima resistensi dari kalangan warnet sendiri walaupun sudah ada success story.
  • Rendahnya perlindungan hukum terhadap warnet.
  • Perampokan Warnet di Jabotabek.

Legalitas
Perangkat Lunak merupakan persoalan yang sangat menarik sebab walaupun
internet adalah gudang Informasi, namun tidak sedikit warnetters (
pemilik, pengelola, operator ) yang tidak mengerti atau peduli terhadap
legalitas perangkat lunak, bahkan pertanyaan mengenai legalitas
perangkat lunak ini termasuk yang paling sering dipertanyakan di milis
selain pertanyaan mengenai ISP, Billing System, Ijin Warnet, Pornografi
dan Teknologi Komunikasi Data.

Berita Baik

Di
luar persoalan-persoalan di atas, ada juga berita yang baik yaitu:
Walaupun warnet terkenal sebagai bidang usaha yang cukup rumit dan
tricky, namun tidak pernah kehilangan peminat dari kalangan
entrepreneur muda untuk masuk ke bidang usaha ini. Ini terlihat dari
member mailing list yang baru rata rata bergabung karena ingin
mendirikan warnet.

Selain
itu, beberapa warnet ternyata sudah berhasil meningkatkan/memperluas
usahanya sehingga menjadi jaringan warnet/franchise warnet maupun ISP
dan ada juga warnet yang berhasil membuat distribusi linux untuk
digunakan secara bebas bagi yang berminat.

Jika
melihat diskusi yang terjadi di mailing list awari (
asosiasi-warnet@yahoogroups.com ) kita juga akan melihat betapa
warnet-warnet sudah menyadari bahwa mereka sebaiknya tidak memberikan
akses ke situs situs pornografi dan judi maupun memberikan akses ke
pihak-pihak carder. Beberapa warnet malah berani mengusir pelanggan
mereka yang menggunakan terminal warnet untuk mengakses pornografi,
alasan utama bukan semata moril tapi menghindari warnet tersebut dari
sangkutan dengan hukum.

Peran Pemerintah

Kembali
ke kondisi Warnet, Pemerintah sebaiknya memberikan ruang bernapas yang
lebih baik ke Warnet, aturan yang kondusif, perlindungan berusaha yang
baik, akses ke penyediaan bandwidth yang murah, pelatihan managemen,
etc. akan sangat membantu warnet melepaskan warnet dari kondisi
“terjepit”. Dalam beberapa kasus, terjebaknya warnet ke pornografi,
carding, judi, pembajakan software, berubah jadi game center adalah
karena faktor “kejar setoran” yang apa boleh buat harus dilakukan dan
di akui akan sulit di lakukan dengan baik dan benar jika Pemerintah
tidak melindungi warnet-warnet yang telah berusaha menjalakan usahanya dengan benar.

Perlindungan ini juga  berarti Polisi jangan mensweeping dan menyita perangkat warnet yang terbukti bersalah melanggar hukum,
sebab tingginya faktor kerumitan pengelolaan warnet menyebabkan banyak
warnet tidak menyadari apa yang mereka lakukan termasuk melanggar
hukum. Kepolisian sebaiknya menjadikan warnet sebagai partner dalam menyuarakan legalitas perangkat lunak dan berinternet dengan sehat.

Sangat
disayangkan jika Kepolisian demi menghambat pornografi, judi, terorisme
dan pembajakan perangkat lunak harus mematikan akses ke arus informasi
dan ilmu pengetahuan yang di sediakan warnet dengan harga yang murah
dan terjangkau oleh masyarakat.

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

WPMU Theme pack by WPMU-DEV.