iWin Notes

January 28, 2006

Aku dan Ponakanku

Filed under: Family — tayuang @ 10:04 pm

Aku ada ponakan, umurnya sekarang teenager gitu, melihat dia seperti melihat diriku sendiri. Tapi ada perbedaan dalam bentuk permainan yang aku miliki dan dia miliki. Sebagai contoh: waktu aku seumur dia aku suka sekali naik sepeda, dia juga suka sekali naik sepeda. Yang membedakan? waktu seumur itu aku dibekali sepeda BMX sehingga aku sempat jadi juara ketangkasan bersepeda sementara si ponakan dibekali sebuah sepeda motor trail kecil sehingga setiap hari minggu dia dibawa ke sirkuit motor khusus buat anak-anak :)).

Waktu aku kecil, aku suka main sepatu roda, waktu itu masih pake sepatu roda dgn roda 4 buah :)), sekarang si ponakan make roller blade.

Sekarang kita ke permainan elektronik. Waktu seumur dia, game consoleku adalah sebuah atari dan game watch dibawain dari Jepang ama bokap sementara si ponakan sekarang game console-nya adalah Sony PS2 dan Nokia n-Gage.

Okey, so kita masuk ke tahap berikutnya: Musik.
Di umur segitu aku punya: Suling Soprano, Alto, Harmonika, Gitar ex-kakak dan Pianika. si Ponakan cuma punya satu, sebuah Profesional Electric Drum set. Sayang dia keliatannya kurang tertarik sama musik, jadinya kalau Om-nya (aku!!) tidak mainin, drum set itu lebih banyak nganggur.

Satu saja yang dia tidak miliki: sewaktu aku kecil, kota ini masih sepi sehingga aku dan teman teman bebas main di jalan atau bersepeda keliling kota tanpa kuatir, sekarang? untuk main sepeda aja harus dibawa ke tempat khusus karena kalo tidak, bisa di sambar motor atau angkutan umum :( .

Beberapa hal tidak pernah berubah, cuma berganti bentuk. Beberapa lagi tidak bisa dapatkan kembali. Hidup seperti sebuah lingkaran sejarah yang terus berulang dalam versi baru.

January 23, 2006

LTSP Series - Solusi Booting Harddisk

Filed under: Web/Tech — tayuang @ 12:52 am

Mengaplikasikan LTSP memang menarik.  Ide memanfaatkan komputer-komputer lama agar bisa berjalan dengan kecepatan komputer baru.  Namun ada satu sisi halangan yang cukup mengganggu, yaitu tidak semua komputer lama dilengkapi dengan rom boot atau PXE dan terus terang, walaupun mudah mendownload ROM Image dari http://www.rom-o-matic.net namun sulit mendapatkan eeprom writer untuk menulis rom image tersebut ke chip rom.

Untuk mengatasi hal ini kita bisa melakukan booting via floppy atau hard disk, caranya dengan mendownload Floppy bootable rom image (*.zdsk) kemudian masukkan floppy disk yang sudah diformat ke drive dan ketik perintah:

$ cat nama-image-rom.zdsk > /dev/fd0

atau jika anda menggunakan DOS/Windows gunakan program RAWRITE untuk menuliskan rom boot  image ke floppy disk.

Tapi menggunakan floppy pun ternyata masih ada problem tersendiri, yaitu hanya cocok pada saat untuk percobaan dan tidak cocok untuk kondisi operasional, karena floppy disk dan floppy drive mudah rusak.  Sehingga pilihan berikutnya adalah booting melalui hard disk.  Untuk booting melalui hard disk ada beberapa hal yang harus di siapkan:

  • Koneksi Internet :)
  • LTSP Server ( tentu saja )
  • Thin Client dengan harddisk dan cd-drive
  • Damn Small Linux (DSL) LiveCd

catatan:
CD-Drive diperlukan hanya pada saat men-setup client saja, jika sudah selesai cd-drive bisa dilepas lagi dari thin client tersebut.

Mulailah dengan membooting DSL via cd-drive, saya biasanya sekaligus testing apakah perangkat utama seperti NIC, hard disk, dan VGA Card berfungsi dengan baik, jika semuanya normal buka lah terminal dan persiapkan hard disk dengan menuliskan "0" pada sector pertama pada harddisk dengan perintah:

# sudo su
# dd if=/dev/zero of=/dev/hda bs=1M count=5

menggunakan tool "cfdisk", partisi ulang harddisk tersebut.  Kita hanya membutuhkan sebuah partisi sebesar 40kb :) setelah di partisi, format harddisk tersebut dengan perintah:

# mke2fs /dev/hda1

kemudian kaitkan partisi

# mkdir -p /mnt/hda1
# mount /dev/hda1 /mnt/hda1

Langkah berikut adalah mendownload LILO/GRUB/SYSLINUX loadable kernel format (.zlilo) dari http://www.rom-o-matic.net yang sesuai dengan NIC anda.   Pada titik ini, sering terjadi kebingungan dalam memilih jenis rom boot image yang sesuai dengan NIC kita.  Untuk mengetahui jenis NIC yang kita miliki bisa kita lakukan dengan memberikan perintah:

# lspci

perintah tersebut di komputer saya menghasilkan tampilan berikut:
…..
00:1f.6 Modem: Intel Corporation 82801DB/DBL/DBM (ICH4/ICH4-L/ICH4-M) AC’97 Modem Controller (rev 03)
01:01.0 Ethernet controller: Realtek Semiconductor Co., Ltd. RTL-8139/8139C/8139C+ (rev 10)
01:02.0 Ethernet controller: Linksys, A Division of Cisco Systems [AirConn] INPROCOMM IPN 2220 Wireless LAN Adapter (rev 01)
…..
perhatikan baris bertuliskan Ethernet controller, menunjukkan tipe NIC saya adalah RTL-8139 :) namun bagaimana memilih dari 14 jenis RTL-8139 yang ada? caranya dengan mencari PCI ID dari NIC tersebut. untuk mengetahuinya berikan perintah:

# lspci -n

perintah tersebut menghasilkan tampilan di bawah:
……
00:1f.6 Class 0703: 8086:24c6 (rev 03)
01:01.0 Class 0200: 10ec:8139 (rev 10)
01:02.0 Class 0200: 17fe:2220
…..

pada baris kedua, perhatikan angka hex 10ec:8139, inilah PCI ID dari NIC yang kita butuhkan.  sehingga rom boot image yang kita ambil adalah: rtl8139:rtl8139 — [0x10ec:0x8139], cara yang sama silahkan anda lakukan untuk NIC anda.

Setelah mendownload LILO/GRUB/SYSLINUX loadable kernel format (.zlilo), buatlah file lilo.conf di /mnt/hda1 yang isinya:

lba32
boot = /dev/hda
map = /mnt/hda1/.map
install = /mnt/hda1/boot-menu.b
image = /mnt/hda1/rom-image-yang-anda-download.zlilo
label=LTSP

kemudian lakukan perintah untuk menuliskan kode etherboot tersebut sebagai LILO image ke MBR dari harddisk:

# lilo -v -C /mnt/hda1/lilo.conf -s /mnt/hda1/backup

Setelah langkah ini silahkan restart untuk mencoba booting dari harddisk :)

diambil dari http://wiki.ltsp.org/twiki/bin/view/Ltsp/BootingFromHarddrive dan beberapa sumber lainnya termasuk pengalaman sendiri.

January 19, 2006

Catatan migrasi ke linux

Filed under: Web/Tech — tayuang @ 8:07 am

Catatan buat warnet yang ingin migrasi ke linux:

  • Hambatan
  • Resiko
  • Konsekuensi
  • Keuntungan

Hambatan:

  • Familiarity
  • Dukungan Perangkat Keras
  • Ketersediaan Piranti Lunak

Resiko:
Ditinggalkan Pelanggan yang kebingungan

Konsekuensi:

  • Familiarity
    • Persiapkan mental anda :)
    • Banyak belajar
    • Cari bantuan ahli
    • Berusaha lebih dalam pelayanan
  • Dukungan Perangkat Keras
    • Ganti Hardware
    • Periksa dukungan perangkat sebelum membeli
    • Rajin memeriksa dukungan perangkat di internet
  • Ketersediaan Perangkat Lunak
    • Browser: FireFox, Opera, Konqueror, Ephipany
    • Chat/IRC: XChat, KVirc
    • Messenger: Gaim, Kopete, GnomeICU
    • Office: OpenOffice, KOffice
    • Tools: Ark, FileRoller, K3B

Keuntungan:

  • Free as Freedom
  • Multi Solusi
  • Virus Free
  • Spyware Free
  • Trafik Jaringan lebih rendah
  • Biaya Rendah/Efisien

January 18, 2006

Triple Boot Ubuntu, XP, 2003

Filed under: Web/Tech — tayuang @ 2:47 am

PC saya di kampus lebih sering berperan sebagai tempat testing, di dalamnya terinstall XP dan Ubuntu Breezy.  Dual boot untuk kedua OS ini tidak masalah, karena XP duluan di install dari Ubuntu.  Masalah terjadi setelah saya dapat tugas untuk membuat Demo Remote Desktop menggunakan Windows Server 2003 (WS2003).  Boot loader WS2003 yang di install akan menimpa boot loader Ubuntu (GRUB).

Bagaimana cara mengembalikannya?

Saya menggunakan bantuan Damn Small Linux untuk mengembalikan fungsi GRUB, langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Booting DSL ( sudah pasti :-p )
2. Jalankan Terminal
3. Ketik perintah berikut:

$ sudo su
# su -

Sampai di sini, perhatikan dimana partisi linux disimpan, untuk mengetahuinya gunakan perintah:

# fdisk -l

partisi ubuntu saya berada pada /dev/hda6  yang kemudian saya mounting dengan perintah:

# mount -t ext3 -o rw /dev/hda6 /mnt/hda6

setelah sukses termount, lalu lakukan perintah berikut:

# cd /mnt/hda6
# chroot /mnt/hda6

Terakhir adalah memperbaiki GRUB dengan perintah:

# grub-install /dev/hda

nah setelah ini, boot loader kembali ke tangan Ubuntu :)

January 6, 2006

Mandriva ISO CD tips

Filed under: Web/Tech — tayuang @ 11:27 pm

Sebenarnya tips ini bisa untuk distro
apa saja, bukan cuman buat mandriva saja, hanya kebetulan karena saya
pengguna (setia) mandriva dari jaman kenal linux sampai sekarang :)

Tips ini digunakan pada cd image/iso file dengan memanfaatkan perintah mount.
Awalnya karena saya suka menginstall dengan "newbie mode" alias tidak
melakukan kustomisasi di awal installasi, jadi terserah distro saja.
Nanti setelah selesai baru mulai saya mulai install sana install sini,
un-install sana un-install sini :)). 

Satu kali saya lupa cd installasi di rumah.

Untung saya ingat, kalau iso-nya installer di HardDisk belum di hapus. Jadinya saya lakukan adalah:

[root@sphinx irwin]# mount -o loop [..path]Mandriva-Linux-Free-2006-CD1.i586.iso /home/mdk2006/cd1/
[root@sphinx irwin]# mount -o loop [path]Mandriva-Linux-Free-2006-CD2.i586.iso /home/mdk2006/cd2/
[root@sphinx irwin]# mount -o loop [path]Mandriva-Linux-Free-2006-CD3.i586.iso /home/mdk2006/cd3/

kemudian jalankan software media manager,
dan masukkan lah mounting path di atas ( /home/mdk2006/cd1 s/d cd3) ke
daftar kustom source dan pilih local path.  Jangan lupa non-aktifkan
media source cd rom.

akan ada error ketika memasukkan kustom source tapi abaikan saja.

Pengembangan lebih lanjut, bisa saja path di atas kita masukkan ke konfigurasi ftp/http server sehingga kita bisa melakukan instalasi via
lokal ftp/http.

Status aka Away Message di YM

Filed under: Uncategorized — tayuang @ 4:36 am

Salah satu fenomena yang menarik dan kadang menggelitik adalah fenomena status di Yahoo Messengger, sebab kita bisa mengisi status tersebut dengan kreasi kita sendiri diluar status standar seperti "available","Step Out","Bussy".  Malah kalau diperhatikan, akhir-akhir ini status adalah sarana kebebasan berpendapat tersendiri, ups..udah terlalu jauh yah?

Nah, kalo tidak percaya dengan efektifitas status anda di YM, coba lah sekali-kali nulis yang "aneh-aneh" di status anda seperti:
" Under Pressure, jangan PM, langsung meledak"
" Intercourse mode on"
" Lagi sedih, pacar disamber teman"
" Devil moe on
Dijamin, tidak lama lagi YM-mu akan dipenuhi orang-orang yang ingin tahu gossip terbaru, sekaligus untuk menguji seberapa populer anda di kalangan pe gossip.

Jadi, manfaatkan status YM untuk tujuan anda, jangan ragu ragu tulis yang ekstreem sekalipun.  Toh yang lihat cuman teman-teman anda :)

January 3, 2006

Tahun 2006

Filed under: Current Affairs — tayuang @ 2:08 am

Dari sekian banyak pergantian tahun yang aku alami, pergantian tahun 2005-2006 ini adalah salah satu yang teraneh, karena sepertinya berlalu begitu saja alias aku tidak kemana mana karena males, walaupun ada ajakan untuk lewatin malam pergantian tahun di Score!TM sambil nonton RATU.

Aneh lah, sudah berapa tahun ini sepertinya tidak semangat lagi sambut menyambut tahun baru.  Yang aku ingat terakhir kali masih semangat ber malam tahun baru adalah pergantian tahun 1999 ke 2000, sekalian deg-degan nunggu hasil patch Y2K (yang terbukti sebagai isapan jempol kurcaci negara-negara maju).

Ah, 2006 baru mulai tapi optimisme dan pesimisme sudah bertarung lagi dalam pikiranku.

WPMU Theme pack by WPMU-DEV.